Thursday, August 13, 2015

GENTING HIGHLAND (TUGAS KLA)


Genting Highlands



Genting Highlands atau Tanah Tinggi Genting (terletak pada ketinggian 2000 m di atas muka laut) adalah puncak gunung dari pegunungan Titiwangsa di Malaysia. Berada di perbatasan Pahang dan Selangor, tempat ini dapat dicapai dengan satu jam berkendara roda empat dari Kuala Lumpur atau melalui kereta gantung Genting Skyway (3.38 kilometres) yang saat ini merupakan yang tercepat di dunia dan terpanjang di Asia Tenggara.




  
Genting Highlands memiliki luas 19,000 m2 . Cuaca di Genting Highlands relatif sejuk dengan suhu tahunan tidak lebih tinggi dari 25 ° C (77 ° F) dan jarang turun di bawah 14 ° C (57 ° F). Suhu terendah Genting Highlands adalah 8.4 ° C (47,1 ° F), kadang di area resort juga diselimuti kabut yang tiba tiba turun. Genting Highlands didirikan oleh Lim Goh Tong dari Fujian, Cina pada awal tahun 1960-an. Genting Highlands merupakan satu-satunya tempat berjudi yang legal di Malaysia serta dioperasikan oleh Resorts World Bhd, anak perusahaan Genting Group atau Genting Bhd.
Resorts World Genting memiliki lima hotel. Salah satu dari lima hotel, The First World Hotel, memegang Guinness World of Records sebagai hotel terbesar di dunia dari tahun 2006 hingga 2013, dengan total 6.118 kamar.




sumber:




THE ESPLANADE (TUGAS KLA)



The Esplanade



Esplanade Theatre by The Bay  adalah salah satu icon negara Singapura. Letaknya persis bersebelahan dengan Patung Merlion yang berada di Merlion Park yang terletak di tepi air (waterfront) sepanjang pantai Marina Bay dekat muara Singapore River.
Data Fisik
a)    Arsitek : Michael Wilford, James Stirling, DP Architects
b)    Lokasi : Singapore
c)    Area : 75,186 m2
d)    Tahun : 1995-2002

Konsep Desain
Konsep desain arsitekturnya menerima genre/style dari timur dan barat. Desain bangunan ini berfilosofikan “berangkat dari masa lalu menuju masa depan” dengan cara menggabungkan modernisasi dan kearifan lokal. Bentuk massa secara keseluruhan mengambil bentukan dari buah durian yang merupakan buah khas asia sehingga bangunan ini tampak seperti durian, terselimuti oleh duri-duri pada bagian atap.
Fungsi Bangunan
Tujuan dibangunnya Esplanade Theatre by The Bay adalah sebagai pusat seni pertunjukan bagi masyarakat lokal dan menjadi salah satu asset pariwisata untuk menarik wisatawan asing. Sebagai bangunan pusat seni Esplanade Theatre by The Bay ini mencakup pertunjukan musik, tari, teater dan seni visual, dengan fokus khusus pada budaya Asia.
Desain Bangunan
Di tahun 1992, terpilih sebuah tim yang terdiri dari perusahaan lokal terkenal DP Architects (Singapura) dan Michael Wilford & Partners (Inggris) untuk memulai pekerjaan pembangunan pusat seni tersebut.
Esplanade dibuka pada 12 Oktober 2002, dibangun dengan biaya S$ 600 juta atau sekitar 3,6 trilyun. Bangunan ini menghadap ke pantai Marina Bay. Esplanade terdiri dari dua ruangan besar: sebuah teater dan Concert Hall. Esplanade memiliki Concert Hall dengan 1.600 kursi penonton, dan stage yang mampu menampung 120 pemain musik. Selain itu, juga terdapat Theatre berkonsep opera house dengan 2.000 kursi penonton, dan panggung berukuran 39 x 23 meter. Gedung theatre terdiri dari 4 tingkat, sehingga meskipun memiliki kapasitas 2.000 kursi, jarak terjauh kursi dengan panggung hanya 40 meter, masih memungkinkan bagi penonton untuk menyaksikan dengan jelas art performance di panggung.


Dua kubah yang menjadi lokasi Teater dan Concert Hall dirancang dengan bahan kaca, untuk memberi kesan terbuka. Agar pusat seni tetap dingin di suhu tropis, lebih dari 7.000 keping penahan matahari dari aluminium bersama dengan rangka penutup berlapis glazur ganda dipasang pada rangka penopang baja untuk membentuk penutup berbentuk duri.
Esplanade Outdoor Theatre, menghadap langsung Marina Bay dan memiliki panjang sekitar 300m, theatre outdoor ini memiliki kapasitas tempat duduk sekitar 450 hingga 600 (berdiri) orang.


Kedua cangkang dari Esplanade terbuat dari bahan yang ringan, ditopang dengan kolom selebar 2,5 m. Inspirasi yang digunakan dalam mendesain sunshade yaitu sifat geometri dari struktur serta bangunan tradisional Asia. Orientasi matahari pada kedua auditorium ini berbeda, oleh karena ituorientasi sumbu sunshade antara kedua massa bangunan juga berbeda. Grid pada Lyric Theatre miring 45 derajat terhadap sumbu, sedangkan grid pada ConcertHall tetap pada garis lurus ke porosnya. Cladding untuk atap terlihat lebih buram, karena dibuat dari lapisan foil water barrier dan dilapisi dengan panel aluminium yang salah satu sambungannya terbuka, hamper sama dengan shading yang ada di fasad, tetapi lebih datar. Panel ini juga menutupi saluran pembuangan air hujan, yang posisinya berada di antara setiap fasad dan struktur atap.

Sumber:

GARDENS BY THE BAY (TUGAS KLA)



GARDENS BY THE BAY

 

Gardens By The Bay terletak di Marina Bay, Singapura. Gardens By The Bay didesain oleh Wilkinson Eyre Architects (United Kingdom). Taman seluas 100 hektar ini adalah bagian dari strategi baru Singapura untuk merubah Singapura dari "Garden City", menjadi "City in a Garden". Dalam Taman ini terdapat 500.000 tanaman. Taman ini akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu Bay South dan Bay East. Disini pengunjung akan menemukan Supertrees dengan ketinggian 16 lantai. Pohon super ini akan menjulang ke angkasa hingga 16 lantai, dan bisa membawa Anda melihat keseluruhan kota. Pohon yang akan disebut sebagai pohon solar ini bisa mengumpulkan air hujan dan mengumpulkan energi solar. Semantara di bagian timur, pengunjung akan disuguhkan pemandangan hutan tropis, taman bunga, lokasi berjalan-jalan, hingga lokasi piknik dengan pemandangan perairan teluk Marina yang sangat indah. Area bagian timur ini bisa digunakan sebagai tempat melepas lelah, bermain bersama keluarga, atau bahkan melakukan aktivitas olahraga seperti jogging dan bersepeda.

Taman di Marina bay ini dibagi menjadi 3 zona utama :
  • Cloud Forest (rumah kaca)
  • Flower Dome (rumah kaca)
  • supertree grove (taman avatar-outdoor area)

Cloud Forest (rumah kaca)
Sebuah kubah konservasi yang memuat ribuan jenis bunga dari berbagai belahan dunia. Cloud Forest merupakan bangunan rumah kaca yang megah menjulang tinggi, disini kita dapat melihat tanaman yang tumbuh di dataran tinggi dari banyak negara indah di dunia. Disini terdapat juga jembatan-jembatan layang yang mengitarinya. Dan air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia, setinggi 35 meter dan jatuh melalui Cloud Walk yang diliputi kabut surealis.
Flower Dome
bangunan rumah kaca yang kedua, lebih pendek dan melebar dibanding Cloud Forest. The Flower Dome mereplika iklim Mediterania yang dingin dan kering, menampilkan 9 taman yang berbeda seperti Bottle Trees, Succulent Garden, Australian Garden, South African Garden, South American Garden, Califonia Garden, Mediterranean Garden, Olive Grove, dan Changing Flower Field Display dari 5 benua Afrika, Amerika, Asia, Eropa, dan Oceania. 
SuperTree di Gardens by the bay 
adalah sebuah media untuk tanaman merambat yang dibangun dengan tinggi antara 22 meter hingga ada yang 50 meter tingginya. Strukturnya terbuat dari baja besi yang kokoh yang dibuat dengan desain yang sangat anggun sehingga tanaman merambat tersebut membentuk sebuah pohon raksasa yang sungguh indah. SuperTree ini berfungsi untuk menampung air hujan yang dipakai untuk menyirami tanaman. Dengan memiliki luas sebanyak 101 hektar, setengah dari lahan ini akan dipenuhi taman botanikal yang akan menjadi bagian dari National Parks Board’s Gardens by the Bay Project. Taman ini hanya didesain secara horisontal, namun juga vertikal. Caranya adalah memenuhi tiang-tiang dengan berbagai tumbuh-tumbuhan hingga ketinggian 25 meter atau bahkan 50 meter. Taman ini akan dipenuhi oleh jutaan flora langka dan flora yang masuk dalam daftar konservasi. Biaya untuk membangun taman ini mencapai 1 juta miliar dolar Singapura.
 
sumber: